Langsung ke konten utama

SISTEM PRODUKSI


Mulai dari bahan mentah sampai menjadi Barang Jadi, di kelola dalam SISTEM PRODUKSI yang antara lain :

1. Sistem Warehouse

2. Sistem Produksi per Departemen

3. Sistem Mixing

4. Sistem Mesin

5. Sistem Persediaan Bahan Mentah

6. Sistem Working in Process

7. Sistem Reject

8. Sistem Waste

9. Sistem Broken Stock

10. Sistem  Barang Jadi

11. Sistem Packaging / Sistem Pengemasan

12. Sistem Quality Control

13. Sistem Kebersihan

14. Sistem Penyimpanan

15. Sistem Pencatatan

16. Sistem PPIC (Production Planning & Inventory Control)


17. Sistem Maintenance / Sistem Pemeliharaan

18. Sistem Delivery / Sistem Pengiriman Barang

19. Sistem Retur / Sistem Pengembalian Barang

20. SISTEM INOVASI dalam PENAWARAN PENGEMBANGAN SISTEM

Proses produksi mengharuskan pencatatan dan pengukuran yang terkecil sampai dengan diakumulasi menjadi barang jadi yang dikirimkan. Tanpa dilakukan proses penghitungan yang cermat dan akurat maka akan dihasilkan keuntungan yang semu. Manajemen pengelolaan produksi yang tidak mengandalkan sistem tetapi hanya mengandalkan manusia, sangat rentan dengan terjadinya hambatan dan penundaan bahkan penghentian sebagai akibat faktor kelemahan manusia. Terciptanya Sistem Produksi akan memampukan pengelola yang bersifat jangka panjang dan terukur, sehingga dapat dirasakan manfaat secara berkesinambungan dari waktu ke waktu. Sistem menciptakan pengendalian dan pengawasan serta pendeteksian dini, sehingga proses dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dalam mencapai tujuan dan model yang telah ditetapkan.


BRANN SYSTEM CONSULTANT
Call  :  0878.2379.7272  /  0813.8101.8033

Consultant  :
1. Design Business Flow (Disain Alur Usaha / Organisasi )
2. Standard Operation Procedure (SOP) ( Sistem dan Prosedur )
3. Software Development ( Pengembangan Perangkat Lunak )



Postingan populer dari blog ini

SISTEM PUSAT PERBELANJAAN

Sistem Pusat Perbelanjaan dirancang untuk dapat menangani berbagai macam  produk barang yang memiliki spesifikasi jenis dan ukuran yang berbeda beda. Selain dapat menjual barang sendiri juga dapat menjual barang titip jual atau barang kerjasama. Mulai dari Barang Dibeli sampai barang terjual, tercatat dalam Sistem Pusat Perbelanjaan. Identifikasi untuk setiap produk dengan spesifikasi khusus atau produk dengan spesifikasi sama. Perilaku dan kebiasaan konsumen menjadi perhatian di dalam Sistem. Keluhan dan saran menjadi bagian dari Sistem untuk memberikan pelayanan yang prima. Metode dan cara pembelian diatur dengan cara sedemikian rupa yang memberikan perbedaan Sistem. Penyusunan dan penempatan barang yang terencana dan terdeteksi memudahkan konsumen dalam menetukan pilihan. Berbagai alternatif pilihan ditampilkan memudahkan dalam memberikan analisa barang dan kebutuhan. Pencatatan keuangan dapat terekam dari setiap pergerakan barang dari awal hinggal akhir terjual dan kembali....

BRANN SYSTEM

VISI Menjadikan System yang Solid Terpadu dalam melakukan Pengendalian, Pengarahan dan    Pengawasan untuk mencapai Tujuan Organisasi. MISI Mengembangkan Sistem Organisasi dalam mencapai sasaran. Membangun System Kerja dan Informasi yg terarah dan terukur Membentuk SDM yg berkarakter & berguna          Visi   dan   Misi   menjadi standard dan acuan dari suatu system diterapkan pada setiap    organisasi, sehingga manfaat dari Fungsi Pengendalian, Pengarahan dan Pengawasan   dapat terwujud. Mewujudkan Visi dan Misi maka  BRANN SYSTEM memberikan Konsultasi dalam  : A.        Pengembangan Sistem Organisasi        Organisasi merupakan bangunan utama dari perhimpunan manusia didalam melakukan segala usaha untuk mencapai Tujuan yang diharapkan. Seberapa besar dan jauhnya Tujuan yang ingin dicapai, harus memiliki bentuk dan performanc...

SISTEM KOPERASI

Masyarakat berusaha membuat Usaha mandiri dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki. Keterbatasan dan kendala yang dihadapi diselesaikan masing masing secara mandiri. Koperasi sebagai wadah bagi masyarakat untuk membangun harapan dan usaha, berusaha mengumpulkan dan membangun dengan segala keterbatasan yang ada. Keterbatasan yang melekat tidak bisa diselesaikan dengan biasa biasa saja, tetapi harus diambil langkah maju yang kuat. Peran System yang dirancang dalam membangun hubungan Tubuh organisasi yang kuat, menyatukan Fungsi kerja dan informasi yang saling mengisi, mengikat dan menyelaraskan, membentuk sumber daya manusia yang mampu memberikan hasil yang terbaik. Sistem Terpadu merubah pola berpikir dan kerjasama tradisional menjadi lebih Terpadu menghasilkan kemampuan yang lebih besar dan kapasitas yang lebih luas.  Kebersamaan yang merupakan prinsip dasar koperasi bisa terwujud dengan adanya Sistem Terpadu. Langkah yang lebih kuat dan besar dapat dilakukan dalam men...